Speaker Rumah di Indonesia diduga Terlibat Dalam E-KTP Mega Skandal Korupsi

Speaker Rumah di Indonesia diduga  Terlibat Dalam E-KTP Mega Skandal Korupsi

Speaker Rumah di Indonesia diduga  Terlibat Dalam E-KTP Mega Skandal Korupsi

Dua pejabat tinggi dari Departemen Dalam Negeri, Irman, dan Sugiharto, telah dituduh dalam sidang menggelapkan dana dari proyek mega,

Sidang pertama kasus korupsi terkait dengan dolar pengadaan multi-juta ID elektronik (e-KTP) pada hari Kamis telah mengungkapkan kemungkinan keterlibatan beberapa politisi elite negara, termasuk DPR speaker Perwakilan Setya Novanto.

Dua pejabat tinggi dari Departemen Dalam Negeri, Irman, dan Sugiharto, telah dituduh dalam sidang menggelapkan dana dari proyek Mega, yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun.

Dalam surat dakwaan mereka, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jaksa mengatakan kedua terdakwa tidak sendirian dalam melaksanakan tindakan mereka. Beberapa politisi di DPR membantu mereka dalam menyetujui alokasi anggaran untuk proyek tersebut.

Dua Pejabat Irman dan Sugiharto dituduh dalam Sidang Menggelapkan Dana


Surat dakwaan tersebut menyatakan sebanyak 37 anggota parlemen di Komisi II yang membawahi urusan rumah, menerima bagian dari dana tersebut sebagai imbalan atas bantuan mereka dalam menyetujui anggaran.

Selain Setya Novanto, dua mantan politisi Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Muhammad Nazarudin, ditahan dalam kasus korupsi lain, yang disebutkan dalam dakwaan. Trio itu dikatakan memiliki peran yang dominan dalam kasus ini.

Anggaran yang dialokasikan untuk proyek itu Rp 5,9 triliun (US $ 447.000.000). Setya, Anas, Nazarudin dan Andi dikatakan menerima 11 persen dari dana didistribusikan, menurut dakwaan.

"Para anggota parlemen menerima 5 persen dari penemuan," kata jaksa, menambahkan bahwa Setya dikatakan memainkan peran penting dalam mengatur anggota Komisi II untuk menyetujui anggaran. 
Share on Google Plus

About Unknown

Agen Judi Taruhan Bandar Casino Domino QiuQiu 99 Poker Online dan Domino QQ Online Terbaik Terpercaya Terbesar Indonesia.

0 comments:

Post a Comment